PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ke-68 tahun ini menjadi momentum penting, untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan rakyat. Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid menyampaikan, perlunya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sebagai isu strategis yang harus diprioritaskan.
Menurut Hafid, peringatan hari jadi provinsi bukan hanya sekadar seremonial belaka, melainkan sebagai refleksi menyeluruh atas pencapaian dan tantangan dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
“Usia ke-68 ini adalah momen penting untuk melihat sejauh mana pembangunan telah berjalan. Pemerintah daerah harus tetap fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan,” ucapnya, Minggu (25/5/2025).
Hafid menambahkan, bahwa pembangunan berkelanjutan harus memperhatikan aspek lingkungan dan melibatkan aktif masyarakat lokal dalam setiap pengambilan kebijakan.
“Kesejahteraan rakyat bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga tentang rasa aman, kesehatan, dan akses yang setara terhadap sumber daya pembangunan,” jelasnya.
Ia mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Pemprov Kalteng, namun mengingatkan agar pemerintah tidak cepat berpuas diri. Sinergi yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan program-program strategis daerah.
“Komitmen kami di DPRD adalah untuk terus mengawal aspirasi rakyat. Cita-cita kita adalah menjadikan Kalteng sebagai rumah yang nyaman dan sejahtera bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (red1)