WartaSenja.com
Berita Utama

Makan Bergizi Gratis di Posyandu Kecipir Indah Permai Tuai Sorotan soal Rantang Berbayar

rantang

PALANGKA RAYA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Kecipir Indah Permai menjadi sorotan publik. Pasalnya, sejumlah penerima manfaat disebut dianjurkan untuk menebus tempat makanan atau rantang seharga Rp50 ribu.

Program MBG sendiri merupakan program andalan Presiden Prabowo Subianto yang digulirkan pemerintah pusat dan bersifat gratis bagi penerima manfaat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Panarung, Syaripudin, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya penebusan rantang tersebut.

“Kalau harus menebus saya kaget juga. Baru tahu sekarang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program MBG merupakan program pemerintah pusat yang diberikan secara gratis kepada masyarakat penerima manfaat. Menurutnya, pihak puskesmas tidak terlibat dalam teknis distribusi makanan.

“Untuk teknis distribusi makanannya itu antara Posyandu dan dapur (SPPG). Pihak kami (Puskesmas) atau tenaga kesehatan hanya sebagai pelaksana pelayanan kesehatan saja di Posyandu,” jelasnya, seraya menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut ditanyakan langsung kepada pihak posyandu maupun dapur SPPG.

Terpisah, Ketua Kader Posyandu Kecipir Indah Permai, Hj Mariani, saat dihubungi melalui WhatsApp menjelaskan bahwa penebusan rantang tidak bersifat wajib. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan kesepakatan internal bagi penerima manfaat yang tidak memiliki rantang sendiri.

“Kami siapkan dari Posyandu. Jika ada rantang sendiri boleh membawa masing-masing dari rumah. Memang menebusnya Rp50 ribu untuk dua buah rantang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari dua rantang tersebut, satu dibawa pulang oleh penerima manfaat dan satu lagi disimpan di posyandu untuk proses penyalinan makanan pada hari berikutnya.

Mariani menuturkan, kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipasi karena waktu kedatangan makanan dari dapur SPPG tidak menentu, mulai pukul 06.00 WIB hingga terkadang baru tiba pukul 10.00 WIB. Sementara waktu kedatangan orang tua penerima manfaat juga bervariasi, bahkan ada yang mengambil makanan hingga pukul 16.00 WIB.

“Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kalau makanannya datang kami salin. Kita menggunakan sarung tangan dan sesuai standar kesehatan. Kami tentukan jam 10.00 WIB makanan bisa diambil dan paling lambat pukul 11.00 WIB,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa terdapat sekitar 10 orang yang bertugas dalam proses penyaluran makanan. Terkait makanan yang datang sekitar pukul 10.00 WIB, Mariani memastikan masih layak dikonsumsi selama segera dimakan.

“Sekarang sebelum makanan diberikan dilakukan tes dulu, apakah layak dikonsumsi atau tidak,” tambahnya.

Diketahui, dapur SPPG untuk Posyandu Kecipir Indah Permai berlokasi di Jalan Tanggaring. Jumlah penerima manfaat program MBG di posyandu tersebut tercatat lebih dari 150 orang, terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. (red1)

Related posts

Tiga Rumah di Jalan Sakan Terbakar

Tim Redaksi

Warga Kuala Pembuang I Keluhkan Elpiji Mahal dan Jalan Gelap, Sigit K Yunianto Serap Aspirasi

Tim Redaksi

Jual Beli Kamar Tahanan di Lapas Sampit, Kalapas Berikan Klarifikasi, MFI Sebut Dirinya Dikriminalisasi

Tim Redaksi

Leave a Comment