PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, resmi meluncurkan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) untuk 300 ribu kepala keluarga (KK) penerima manfaat dengan total anggaran sekitar Rp400 miliar.
Peresmian KHBS berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (20/2/2026), ditandai dengan pemukulan gong serta pemberangkatan angkutan bantuan sosial secara simbolis sebagai tanda dimulainya distribusi bantuan di 13 kabupaten dan kota se-Kalteng.
Agustiar menegaskan, peluncuran KHBS bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
“Peluncuran ini bukan sekadar seremoni semata, tetapi bentuk komitmen kami untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat Kalteng terpenuhi,” ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh relawan dan ditargetkan rampung paling lambat H-5 Idul Fitri. Program ini difokuskan membantu masyarakat kecil dan warga di wilayah pedalaman agar memiliki akses setara terhadap layanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan.
“Kami ingin memastikan masyarakat kecil dan pedalaman bisa menempuh pendidikan hingga sarjana,” tambahnya.
KHBS dirancang terintegrasi secara digital guna memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus memudahkan pengawasan. Pemerintah juga membuka ruang pengawasan bersama agar pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan regulasi.
Program KHBS mencakup berbagai bantuan sektoral, mulai dari biaya pendidikan dan kuliah, dukungan kesehatan, pelatihan kerja, hingga bantuan untuk petani dan nelayan. Pemerintah berharap program ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Agustiar mengakui pelaksanaan tahap awal belum sepenuhnya sempurna. Namun, evaluasi akan terus dilakukan agar manfaat KHBS benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Kami menyadari program ini tidak sempurna 100 persen di tahap awal, tetapi akan terus kami perbaiki agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (red1)
