WartaSenja.com
Kalimantan Tengah

Dislutkan Kalteng Terima Kunjungan KKP dan BPBAT Mandiangin

dislutkan

PALANGKA RAYA – Komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus diperkuat. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, menerima kunjungan dari dua institusi penting di bidang perikanan, Selasa (20/5/25), yakni Kepala UPT Badan Mutu Kelautan dan Perikanan (KKP) Kalteng, Miharjo, dan Plt. Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Samsul Bahrawi.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dislutkan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan menyelaraskan program kerja antar lembaga, khususnya terkait penyediaan benih ikan dan penguatan mutu produk perikanan.

Dalam pertemuan tersebut, Samsul Bahrawi memaparkan pentingnya keberlanjutan program distribusi benih ikan, khususnya ikan patin, yang menjadi komoditas unggulan Kalteng.

“Sejak 2021, kami mencatat peningkatan signifikan dalam produksi bantuan benih ikan patin. Artinya, ketersediaan benih berkualitas harus terus dijaga untuk mendukung para pembudidaya menghasilkan ikan patin secara optimal,” jelas Samsul.

Lebih lanjut, Samsul menyebut bahwa BPBAT Mandiangin kini mengoperasikan Instalasi Budidaya Ikan Lahan Gambut (IBILAGA) yang terletak di Desa Garung, Kalteng. Instalasi ini berperan penting dalam menunjang kebutuhan benih di wilayah tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa KKP telah menetapkan lima Kampung Budidaya di Kalteng dengan komoditas khas masing-masing daerah, ikan patin di Kapuas, ikan papuyu/betok di Pulang Pisau, ikan baung di Palangka Raya, ikan jelawat di Kotawaringin Timur, dan ikan gabus di Kotawaringin Barat.

Sementara itu, Miharjo dari Badan Mutu KKP menyoroti pentingnya sertifikasi dalam menjamin kualitas hasil perikanan sejak awal proses budidaya. Ia berharap, koordinasi lintas sektor terus diperkuat, terutama dalam membina pelaku usaha agar mampu meningkatkan standar mutu produk.

“Kami ingin memastikan produk perikanan Kalteng punya daya saing tinggi. Tentu, hal ini perlu dukungan aktif dari pemerintah daerah dalam pembinaan dan koordinasi dengan para pelaku usaha,” ujar Miharjo.

Menyambut baik kunjungan ini, Sri Widanarni menekankan bahwa kolaborasi antar lembaga adalah kunci dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan daerah. Menurutnya, kerja sama strategis akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Sinergi seperti ini sangat kami harapkan. Dengan koordinasi yang kuat, kita bisa mengakselerasi pengembangan sektor perikanan dan mendorong kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung visi-misi Gubernur H. Agustiar Sabran,” tutup Sri. (red1)

Related posts

Pemprov Kalteng Bagikan 3.000 Paket Gratis di Pasar Murah

Tim Redaksi

Desain Pembangunan Rel Kereta Api Siap, Tunggu Kepastian Investor

Tim Redaksi

Menjemput Bonus Demografi Mengantisipasi Populasi Menua

Tim Redaksi

Leave a Comment