PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong mewanti-wanti akan semakin kompleknya tantangan yang dihadapi pemerintah di tahun 2025. Bahkan ada prediksi jika 2025 penuh tantangan dengan berbagai risiko ekonomi, baik di tingkat global maupun nasional.
“Perlambatan ekonomi, inflasi, gangguan rantai pasok, ketegangan geopolitik dan perang menjadi faktor-faktor yang dapat berdampak pada kondisi nasional serta daerah,” kata Arton.
Belum lagi kebijakan kenaikan PPN dan cukai sebesar 12 persen, pengetatan penyaluran subsidi BBM dan kenaikan tarif energi, dipastikan akan mempengaruhi perekonomian, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.
“Oleh sebab itu, pentingnya mencermati dan mengantisipasi dampak dari kebijakan tersebut, agar tidak semakin membebani masyarakat, khususnya kelompok yang kurang mampu,” ujarnya.
Menurut Arton, meskipun peningkatan pendapatan daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) penting, namun kesejahteraan dan keselamatan rakyat harus tetap menjadi prioritas utama. (red1)