ALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin mendorong pemerintah untuk terus mendorong pelatihan berbasis keterampilan sebagai salah satu solusi strategis dalam mengurangi pengangguran. Pelatihan itu diyakini juga dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja.
“Dalam menghadapi tantangan dan perkembangan teknologi yang cepat, penguasaan keterampilan praktis menjadi semakin penting,” kata Riska.
Riska menyampaikan bahwa sistem pelatihan kerja harus menyesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri dan memberikan ruang besar bagi kewirausahaan serta pelatihan kerja berbasis kompetensi.
“Dunia kerja menuntut keterampilan spesifik dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, pelatihan keterampilan menjadi kunci,” ujarnya.
Menurut Riska, pelatihan berbasis keterampilan yang terus dikembangkan meliputi pelatihan vokasi sektor manufaktur, otomotif dan garmen. Selain itu ada juga pelatihan digital dan ekonomi kreatif.
“Kita perlu mempersiapkan masyarakat untuk dapat menghadapi tantangan di dunia kerja yang menuntut peningkatan kemampuan dan skill,” terang Riska
Riska menegaskan, kemampuan individu dalam menguasai keterampilan yang relevan saat ini membutuhkan tenaga kerja terampil dan kompetitif. Untuk itu pelatihan keterampilan menjadi solusi untuk membantu masyarakat beradaptasi dan memperkuat daya saing. (red1)