PALANGKA RAYA — Perayaan Natal Keluarga Besar Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2025 tidak hanya menjadi momen perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Bumi Tambun Bungai. Acara yang digelar di Gedung Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Selasa (9/12/25), dihadiri jajaran kepolisian serta Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan keharmonisan sosial. Ia menyebut toleransi sebagai fondasi utama dalam menjaga situasi yang kondusif, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Semangat kebersamaan dan kerukunan harus terus dijaga agar keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara,” kata Kapolda.
Ia menegaskan, jajaran Polda Kalteng bersama Polresta dan Polsek telah menyiapkan pengamanan di seluruh gereja guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan nyaman.
Senada dengan Kapolda, Wagub Kalteng Edy Pratowo menekankan pentingnya menghidupkan falsafah Huma Betang sebagai pedoman hidup masyarakat Kalteng. Falsafah ini, ujarnya, mengajarkan nilai saling menghormati, hidup berdampingan, dan gotong royong dalam keberagaman.
“Kita harus saling menghormati, hidup berdampingan, dan bahu-membahu dalam mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Edy.
Tema Natal tahun ini, “Sukacita Kelahiran Yesus Kristus Memotivasi Polri dalam Melayani Masyarakat untuk Indonesia Maju”, dipandang sebagai pengingat bahwa kasih, pengharapan, dan pelayanan harus menjadi landasan moral dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan harmonis.
Perayaan berlangsung hangat, penuh sukacita, dan menjadi simbol kuat tumbuhnya toleransi antarumat beragama di Kalimantan Tengah. (red1)
