WartaSenja.com
Berita Utama

Kawasan Penjualan BBM di Sampit Dilalap Api, Dua Ruko dan Kendaraan Hangus

ruko

SAMPIT – Malam mencekam menyelimuti kawasan Jalan Sudirman Km 4, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), setelah kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah toko (ruko) serta dua mobil dan satu sepeda motor, Minggu (18/1/2026) malam.

Dari pantauan di lapangan, puluhan unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim dibantu relawan berjibaku memadamkan kobaran api yang membesar dengan cepat. Kepanikan warga sempat terjadi karena api dikhawatirkan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Situasi semakin mengkhawatirkan mengingat kawasan tersebut dikenal sebagai area dengan aktivitas penjualan bahan bakar minyak (BBM), seperti solar, pertamax, dan pertalite.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Disdamkarmat Kotim, Yayat Hidayat, mengungkapkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.12 WIB. Setelah dilakukan validasi, petugas langsung dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar 11 menit kemudian.

“Setibanya di lokasi, petugas melakukan penilaian awal dan menetapkan status kebakaran merah karena api berpotensi merambat ke bangunan lain,” ujar Yayat.

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan sejumlah unit pemadam. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 21.55 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan akhir untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

“Operasi pemadaman hingga pemeriksaan akhir berjalan aman dan terkendali. Situasi dinyatakan selesai sekitar pukul 22.27 WIB,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Yayat juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, BPBD, PLN, PMI, relawan pemadam, hingga masyarakat yang turut membantu proses penanganan di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran dan segera melapor jika terjadi kejadian serupa agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkasnya. (red1)

Related posts

Ahmad Rifa’i: Retret Ajang Saling Mengenal dan Berbagi Cerita

Tim Redaksi

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Kapuas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Tim Redaksi

APTRINDO Kalteng Tolak Pembatasan Angkutan Barang Selama Lebaran

Tim Redaksi

Leave a Comment