KUALA KAPUAS – Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 membawa kabar baik bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas. Sebanyak delapan orang warga binaan menerima remisi khusus keagamaan pada Kamis (19/3/2026), sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan. Selain itu, ratusan warga binaan lainnya juga dipastikan akan menerima remisi pada momentum Idul Fitri tahun ini.
Sebanyak delapan warga binaan resmi menerima Remisi Khusus (RK) Keagamaan sebagai bentuk apresiasi atas perubahan perilaku dan kepatuhan selama menjalani masa pembinaan.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kapuas, Daniel Kristianto, di Aula Rutan, Kamis (19/3/2026). Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga binaan yang beragama Hindu.
Daniel Kristianto menegaskan bahwa pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hak kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan positif.
“Remisi ini adalah hak yang diberikan negara kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, khususnya mereka yang berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada warga binaan yang langsung bebas agar menjadikan momen ini sebagai titik balik untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” tambahnya.
Selain remisi khusus pada Hari Raya Nyepi, Rutan Kuala Kapuas juga akan memberikan remisi khusus pada Hari Raya Idul Fitri 2026 kepada 222 warga binaan. Rinciannya, sebanyak 220 orang menerima Remisi Khusus I (pengurangan masa pidana), dan 2 orang menerima Remisi Khusus II atau langsung bebas.
Pemberian remisi keagamaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus mematuhi aturan dan aktif dalam program pembinaan, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan optimal. (red1)
